Postingan populer dari blog ini
SEJARAH D'BAGINDAS
D'Bagindas adalah sebuah band Indonesia yang beranggot akan Dian Purnama atau Tile, Dandy, Michael Christian atau Mike, dan Beny Rianto atau Bian. Band ini diawali dari ide Tile yang telah mendengar lagu ciptaan Mike yang dianggapnya brilian. Oleh karena ini, keduanya mengajak Dandy untuk membentuk band baru, meski harus beralih dari band beraliran metal ke pop melayu. Mike, yang mencipta lagu sekaligus menyanyi merasa menyerah dan mencoba mencari vokalis untuk band mereka. Dari sini, mereka menemukan Bian, pria asal Malang , yang didaulat sebagai vokalis dengan karakter vokal dangdut. Untuk album pertama mereka, D'Bagindas menyiapkan 12 lagu, dengan lagu Apa Yang Terjadi yang diambil sebagai single pertama. Band ini mengusung dan menggabungkan beberapa aliran yaitu dangdut, keroncong, blues, dan country. Video klip untuk single pertama mereka disutradarai oleh Abimael Gandy dengan setting rumah susun Tanah Abang. Setelah sukses dengan singl...
Orang Indonesia paling peduli cyberbullying
Dari lebih 18 ribu para orang tua dari 24 negara yang disurvei mengenai pelecehan anak di Internet (cyberbullying), orang Indonesia memiliki tingkat kepedulian paling tinggi mengenai hal itu. Sekitar 91 persen orang tua asal Indonesia memiliki kepedulian terhadap cyberbullying, disusul Australia 87 persen, Polandia 83 persen, Swedia 82 persen, Amerika Serikat 82 persen, dan Jerman 81 persen, demikian survei mengenai cyberbulling oleh lembaga survei Ipsos. Kelompok negara-negara itu dianggap memiliki tingkat kepedulian tinggi terhadap perilaku cyberbullying baik yang menimpa anaknya maupun anak-anak lain. Sementara para orang tua yang memiliki kepedulian rendah di antaranya di Arab Saudi hanya 29 persen, Rusia 35 persen, China 49 persen, Turki 50 persen, Prancis 53 persen, dan India 53 persen. Menurut Ipsos, cyberbullying adalah ketika sekelompok anak (di bawah umur 18 tahun) sengaja mengintimidasi, menyinggung, mengancam atau mempermalukan anak lain atau sekelompok anak-ana...
Komentar